Aku tak pernah segelisah ini.. Melihatmu dengan perempuan lain
diujung bangku kampus, berduaan menanti seseorang menjemputnya untuk sekedar
tahu dia pulang dengan senyum manisnya. Aku siapa? Aku tak berhak menuntut
semua apa yang telah kau lakukan padaku, aku mengerti dan paham sekali atas
semua tingkah lakumu. Bukan maksudku untuk menulis ini agar kau mengerti, namun
agar engkau tahu. Ingatkah.. dulu kita tak saling kenal, dengan penampilan ala
rumahan aku mengenalmu. Ya.. betapa biasanya perasaan waktu itu.
Sampai pada suatu pekerjaan yang mengharuskan kita berdua
saling bekerja sama. Aku mengenalmu lebih dekat. Dekat sekali. Dan saling
bersama membantu satu sama lain. Aku merasa senang bila bersamamu,
entahlah tapi itu yang aku rasakan. Walaupun pada akhirnya, aku tak tahu apakah
kamu juga merasakan seperti itu atau justru tidak?
Dan aku telah mengetahui perasaanmu ketika aku berulang tahun,
ingatkah kamu saat memberikan 5 tangkai mawar itu? Ingatkah kamu kucing –
kucingan saat memberikan surprise padaku? aku bahagia sekali waktu itu.. iya,
kamu telah memberi warna baru dalam hidupku. Terimakasih
Dan cerita itu berbeda setelah berapa lama ini tak kunjung kau
nyatakan cinta padaku? berharapkah aku? Bukan antara berharap atau tidak, namun
ini soal perasaan. Perasaan tak bisa dibohongi, kecuali kamu bisa hidup dalam
kebohongan. Teruntuk siapa kau mention kata – kata manis itu, teruntuk siapa
kau update status mu itu? Gede rasakah aku? Bukan soal gede rasa atau tidak,
aku hanya ingin tahu teruntuk siapa hatimu itu. Apakah aku terlalu egois untuk
harus mengerti semua itu?
Apalagi, aku tak mengerti apa maksudmu membicarakan dia yang
cantik, dia yang mempunyai senyuman manis, dia yang dulu kau sukai dan dia yang
dekat denganmu. Dia dia dan dia..
“ senyum nya adik itu
manis ya, kira – kira dia sudah punya pacar belum? ” dia
*kaget dengan
perkataannya. “ nda tau, coba dekati dia, minta nomornya” suruhku.
aku tak mengerti apa maksudmu menceritakan semua itu? Sempat aku
berpikir, apakah kau benar mencintaiku, namun seseorang yang mencintai seorang
tidak mungkin akan seperti itu. Namun, aku tak apa. Mungkin itu wajar untuk dua
sejoli yang belum jelas apa maksud statusnya *dengan kuat hati aku masih
membela perasaan ini.
Kenapa saat ini kau masih sulit mempercayai perasaanku? Mengapa
kau bilang aku dekat dengan banyak pria yang sebenarnya mereka adalah temanku? Aku
sudah datang padamu, namun kamu masih saja tak ingin pulang dan kamu lebih
asyik pada orang – orang yang mungkin tak memahamimu sedalam aku memahamimu. Kau
pergi tanpa alasan, dan penjelasan.
Perempuan mana yang tidak kecewa melihat orang yang ia cintai
seperti itu. Kamu tahu, aku perempuan yang dilahirkan untuk meminta semua
penjelasan dari apapun yang telah terjadi. Aku bukan perempuan yang harus diam
menanti, Aku berbeda dan kuharap kau mampu memahami sikap kerasku ini. Apakah aku
terlalu egois untuk tahu alasan mu kenapa kau begitu? Kukira kau mencintaiku..
#art..
Simple saja.. jika kita berjodoh Tuhanlah yang akan mempertemukan kita nanti, jika bukan, aku yakin kita akan berbahagia bersama pasangan kita masing - masing :)

kadang perasaan perempuan jauh lebih rumit dari benang kusut ya. kadang si ceweknya suka, cowoknya ga nanggapi. bagi cowok cuek hal biasa, tapi buat cewek itu musibah. yang penting nikmati perasaan dengan sewajarnya, jangan berlebihan cinta
BalasHapusbaiklah. terimakasih sudah baca :)
Hapusduhhmbakk...
BalasHapusmewek aku bacanya.. :'(
#jadilahwanitakuat :')
duh dek :)
Hapuspenjelasan dan kepastian sangat diperlukan oleh wanita :)
BalasHapusiya. itu jelas :)
Hapusduhhh mbak haha ini ceritamu apa mbak? :D
BalasHapuskira kira bagaimana? :)
Hapussaya rasa itu cerita nyata mbak haha :D
Hapus:D baiklah
Hapusyang penting heppy... :)
BalasHapusngurusin masalah percintaan mah g abis" lah pokoknya.. :D
jalani dengan senyuman, tawa dan bahagia...
biar allah yang menetukan semuanya... :)
bukan masalah yang penting heppy, heppy keliatannya saja. hati siapa yang tahu?? :)
HapusMb cerita na hampir sama kejadian yg q alami tahun lalu, sengaja 2 th jomblo menunggu dia eh ternyata hanya dianggap sahabat, tp alhamdulillah q skr sdh menemukan yg baru and akan menikah, eh tau gk mb skr dia yg menyesal sudah melepaskan aq hehehe
BalasHapusoh iya? kadang memang penyesalan datang terlambat.. mungkin Tuhan berhak menemukan kita pada orang yang salah, namun itu jauh akan lebih indah ketika kita telah menemukan orang yang memang teruntuk kita, badeway selamat ya semoga kelak menjadi keluarga yang bahagia :) amin. terimakasih sudah baca
HapusNumpang baca... kali aja bisa dijadikan referensi untuk mengerti wanita....
BalasHapusmonggo... :)
HapusMemang ya, kadang cewek suka menyalahkan laki-laki yang dikira memberi harapan palsu, padahal ceweknya sendiri yang berpersepsi seperti itu :D
BalasHapusya. terkadang cewek memang lebih suka mencari penyakit .
Hapusini semacam friendzone bukan, mbak? ceritanya ngena baget ya, mbak :)
BalasHapussejenis itu lah hahahahh entahlah. dipihak cewek menganggap friendzhone, dipihak cowok biasa aja tuh -_-
Hapus