12 Maret, 2014

Kukira Kita Saling Cinta -


Aku tak pernah segelisah ini.. Melihatmu dengan perempuan lain diujung bangku kampus, berduaan menanti seseorang menjemputnya untuk sekedar tahu dia pulang dengan senyum manisnya. Aku siapa? Aku tak berhak menuntut semua apa yang telah kau lakukan padaku, aku mengerti dan paham sekali atas semua tingkah lakumu. Bukan maksudku untuk menulis ini agar kau mengerti, namun agar engkau tahu. Ingatkah.. dulu kita tak saling kenal, dengan penampilan ala rumahan aku mengenalmu. Ya.. betapa biasanya perasaan waktu itu.

Sampai pada suatu pekerjaan yang mengharuskan kita berdua saling bekerja sama. Aku mengenalmu lebih dekat. Dekat sekali. Dan saling bersama membantu satu sama lain. Aku merasa senang bila bersamamu, entahlah tapi itu yang aku rasakan. Walaupun pada akhirnya, aku tak tahu apakah kamu juga merasakan seperti itu atau justru tidak?
Dan aku telah mengetahui perasaanmu ketika aku berulang tahun, ingatkah kamu saat memberikan 5 tangkai mawar itu? Ingatkah kamu kucing – kucingan saat memberikan surprise padaku? aku bahagia sekali waktu itu.. iya, kamu telah memberi warna baru dalam hidupku. Terimakasih
Dan cerita itu berbeda setelah berapa lama ini tak kunjung kau nyatakan cinta padaku? berharapkah aku? Bukan antara berharap atau tidak, namun ini soal perasaan. Perasaan tak bisa dibohongi, kecuali kamu bisa hidup dalam kebohongan. Teruntuk siapa kau mention kata – kata manis itu, teruntuk siapa kau update status mu itu? Gede rasakah aku? Bukan soal gede rasa atau tidak, aku hanya ingin tahu teruntuk siapa hatimu itu. Apakah aku terlalu egois untuk harus mengerti semua itu?
Apalagi, aku tak mengerti apa maksudmu membicarakan dia yang cantik, dia yang mempunyai senyuman manis, dia yang dulu kau sukai dan dia yang dekat denganmu. Dia dia dan dia..
“ senyum nya adik itu manis ya, kira – kira dia sudah punya pacar belum? ” dia
*kaget dengan perkataannya. “ nda tau, coba dekati dia, minta nomornya” suruhku.
aku tak mengerti apa maksudmu menceritakan semua itu? Sempat aku berpikir, apakah kau benar mencintaiku, namun seseorang yang mencintai seorang tidak mungkin akan seperti itu. Namun, aku tak apa. Mungkin itu wajar untuk dua sejoli yang belum jelas apa maksud statusnya *dengan kuat hati aku masih membela perasaan ini.
Kenapa saat ini kau masih sulit mempercayai perasaanku? Mengapa kau bilang aku dekat dengan banyak pria yang sebenarnya mereka adalah temanku? Aku sudah datang padamu, namun kamu masih saja tak ingin pulang dan kamu lebih asyik pada orang – orang yang mungkin tak memahamimu sedalam aku memahamimu. Kau pergi tanpa alasan, dan penjelasan.
Perempuan mana yang tidak kecewa melihat orang yang ia cintai seperti itu. Kamu tahu, aku perempuan yang dilahirkan untuk meminta semua penjelasan dari apapun yang telah terjadi. Aku bukan perempuan yang harus diam menanti, Aku berbeda dan kuharap kau mampu memahami sikap kerasku ini. Apakah aku terlalu egois untuk tahu alasan mu kenapa kau begitu? Kukira kau mencintaiku..

Jangan saling diam lagi... :) 
#art..

Tersadar, baru kuingat memang tak ada ikatan apapun, bodohnya aku, maafkan. Mungkin kau hanya ingin mencari yang terbaik bagi dirimu, semoga kau menemukan apa yang engkau cari... Kita adalah teman yang akan tetap menjadi teman.... Terimakasih teman terindahku...


Simple saja.. jika kita berjodoh Tuhanlah yang akan mempertemukan kita nanti, jika bukan, aku yakin kita akan berbahagia bersama pasangan kita masing - masing :)


20 komentar:

  1. kadang perasaan perempuan jauh lebih rumit dari benang kusut ya. kadang si ceweknya suka, cowoknya ga nanggapi. bagi cowok cuek hal biasa, tapi buat cewek itu musibah. yang penting nikmati perasaan dengan sewajarnya, jangan berlebihan cinta

    BalasHapus
  2. duhhmbakk...
    mewek aku bacanya.. :'(

    #jadilahwanitakuat :')

    BalasHapus
  3. penjelasan dan kepastian sangat diperlukan oleh wanita :)

    BalasHapus
  4. duhhh mbak haha ini ceritamu apa mbak? :D

    BalasHapus
  5. yang penting heppy... :)
    ngurusin masalah percintaan mah g abis" lah pokoknya.. :D
    jalani dengan senyuman, tawa dan bahagia...
    biar allah yang menetukan semuanya... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. bukan masalah yang penting heppy, heppy keliatannya saja. hati siapa yang tahu?? :)

      Hapus
  6. Mb cerita na hampir sama kejadian yg q alami tahun lalu, sengaja 2 th jomblo menunggu dia eh ternyata hanya dianggap sahabat, tp alhamdulillah q skr sdh menemukan yg baru and akan menikah, eh tau gk mb skr dia yg menyesal sudah melepaskan aq hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. oh iya? kadang memang penyesalan datang terlambat.. mungkin Tuhan berhak menemukan kita pada orang yang salah, namun itu jauh akan lebih indah ketika kita telah menemukan orang yang memang teruntuk kita, badeway selamat ya semoga kelak menjadi keluarga yang bahagia :) amin. terimakasih sudah baca

      Hapus
  7. Numpang baca... kali aja bisa dijadikan referensi untuk mengerti wanita....

    BalasHapus
  8. Memang ya, kadang cewek suka menyalahkan laki-laki yang dikira memberi harapan palsu, padahal ceweknya sendiri yang berpersepsi seperti itu :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya. terkadang cewek memang lebih suka mencari penyakit .

      Hapus
  9. ini semacam friendzone bukan, mbak? ceritanya ngena baget ya, mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. sejenis itu lah hahahahh entahlah. dipihak cewek menganggap friendzhone, dipihak cowok biasa aja tuh -_-

      Hapus